Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan

Cinta Dalam Ajaran Islam

cinta islam


Cinta seorang laki-laki kepada wanita dan cinta wanita kepada laki-laki adalah perasaan yang manusiawi yang bersumber dari fitrah yang diciptakan Allah SWT di dalam jiwa manusia , yaitu kecenderungan kepada lawan jenisnya ketika telah mencapai kematangan pikiran dan fisiknya.

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri , supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya , dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang .Sesungguhnya pada yang demikian itu benar- benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (Ar Rum ayat 21).

Cinta pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor , karena kekotoran dan kesucian tergantung dari bingkainya. Ada bingkai yang suci dan halal dan ada bingkai yang kotor dan haram. Cinta mengandung segala makna kasih sayang , keharmonisan , penghargaan dan kerinduan, disamping mengandung persiapan untuk menempuh kehiduapan dikala suka dan duka , lapang dan sempit.

Cinta bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik saja. Ketertarikan secara fisik hanyalah permulaan cinta bukan puncaknya. Dan sudah fitrah manusia untuk menyukai keindahan.Tapi disamping keindahan bentuk dan rupa harus disertai keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik.

Islam adalah agama fitrah karena itulah Islam tidaklah membelenggu perasaan manusia. Islam tidaklah mengingkari perasaan cinta yang tumbuh pada diri seorang manusia. Akan tetapi Islam mengajarkan pada manusia untuk menjaga perasaan cinta itu dijaga, dirawat dan dilindungi dari segala kehinaan dan apa saja yang mengotorinya. Islam mebersihkan dan mengarahkan perasaan cinta dan mengajarkan bahwa sebelum dilaksanakan akad nikah harus bersih dari persentuhan yang haram.

Pernikahan Tempat Bermuaranya Cinta

“Tidak terlihat diantara dua orang yang saling mencintai (sesuatu yang sangat menyenangkan) seperti pernikahan” (Sunan Ibnu Majah).

Pernikahan dalam Islam merupakan sebuah kewajiban bagi yang mampu. Dan bagi insan manusia yang saling mencintai, pernikahan seharusnyalah menjadi tujuan utama mereka.
Karena itulah percintaan yang tidak mengarah kepada pernikahan bahkan disertai hal-hal yang diharamkan agama sangat tidak disarankan oleh Islam.

Cinta dalam pandangan Islam bukanlah hanya sebuah ketertarikan secara fisik, dan bukan pula pembenaran terhadap perilaku yang dilarang agama. Karena hal ini bukanlah cinta melainkan sebuah lompatan birahi yang besar saja yang akan segera pupus. Karena itu cinta memerlukan kematangan dan kedewasaan untuk membahagiakan pasangannya bukan menyengsarakannya dan bukan juga menjerumuskannya ke jurang maksiat.

Percintaan tanpa didasarkan oleh tujuan hendak menikah adalah sebuah perbuatan maksiat yang diharamkan oleh agama. Karena batas antara cinta dan nafsu birahi pada dua orang manusia yang saling mencintai sangatlah tipis sehingga pernikahan adalah sebuah obat yang sangat tepat untuk mengobatinya.

Pernikahan adalah sebuah perjanjian suci yang menjadikan ALLAH SWT sebagai pemersatunya. Dan tidak ada yang melebihi ikatan ini. Dan inilah puncak segala kenikmatan cinta itu dimana kedua orang yang saling mencinta itu memilih untuk hidup bersama dan saling berjanji untuk saling mengasihi dan berbagi hidup baik suka maupun duka.
readmore »»  

Hukum Bercinta Siang Hari Pada Bulan Puasa

intim bulan puasa


Hubungan intim yang telah legal asalnya halal bahkan bisa bernilai pahala. Namun ketika puasa, bersetubuh atau bersenggama (hubungan intim suami istri) menjadi terlarang bahkan menjadikan puasa seorang muslim batal. Karena kehormatan bulan Ramadhan, pelanggaran tadi dihukumi dengan hukuman yang berat dalam kafaroh.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata :

“Suatu hari kami duduk-duduk di dekat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian datanglah seorang pria menghadap beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu pria tersebut mengatakan, “Wahai Rasulullah, celaka aku.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Apa yang terjadi padamu?” Pria tadi lantas menjawab, “Aku telah menyetubuhi istri, padahal aku sedang puasa.” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apakah engkau memiliki seorang budak yang dapat engkau merdekakan?” Pria tadi menjawab, “Tidak”. Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya lagi, “Apakah engkau mampu berpuasa dua bulan berturut-turut?” Pria tadi menjawab, “Tidak”. Lantas beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya lagi, “Apakah engkau dapat memberi makan kepada 60 orang miskin?” Pria tadi juga menjawab, “Tidak”. Abu Hurairah berkata, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas diam. Tatkala kami dalam kondisi demikian, ada yang memberi hadiah satu wadah kurma kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,“Di mana orang yang bertanya tadi?” Pria tersebut lantas menjawab, “Ya, aku.” Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Ambillah dan bersedakahlah dengannya.” Kemudian pria tadi mengatakan, “Apakah akan aku berikan kepada orang yang lebih miskin dariku, wahai Rasulullah? Demi Allah, tidak ada yang lebih miskin di ujung timur hingga ujung barat kota Madinah dari keluargaku. ” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu tertawa sampai terlihat gigi taringnya. Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Berilah makanan tersebut pada keluargamu." (HR. Bukhari no. 1936 dan Muslim no. 1111).

Laki-laki mengatakan bahwa dirinya itu binasa, yaitu karena telah menyetubuhi istrinya di siang hari Ramadhan.

Beberapa faedah dari hadits di atas:

1. Wajib bagi yang berhubungan intim di siang bulan Ramadhan untuk membayar kafaroh seperti yang disebutkan dalam hadits: (1) membebaskan satu orang budak, (2) jika tidak diperoleh, berpuasa dua bulan berturut-turut, (3) jika tidak mampu, memberi makan kepada 60 orang miskin.

2. Pembatal puasa lainnya tidak ada kewajiban kafaroh seperti di atas seperti misalnya ada yang melakukan onani di siang hari Ramadhan.

3. Yang terkena hukuman adalah bagi yang melakukan hubungan intim di siang hari Ramadhan, bukan di bulan lainnya. Bentuk kafaroh ini untuk menebus kesalahan di bulan Ramadhan sebab mulianya bulan tersebut. Kafaroh ini hanya berlaku bagi puasa di bulan Ramadhan, namun tidak berlaku pada puasa qodho' dan puasa sunnah lainnya. Pendapat ini dianut oleh Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir As Sa'di -semoga Allah merahmati beliau-.

4. Bersetubuh di siang hari mendapat dosa besar karena dalam hadits disebut sebagai suatu kebinasaan.

5. Kasus yang terjadi dalam hadits amatlah menakjubkan karena ia mengadu kepada Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- dalam keadan takut, namun ia balik pulang dalam keadaan senang karena membawa kurma.

6. Tertawa dalam keadaan yang pas, itu terpuji dan menunjukkan baiknya akal serta menandakan akhlak yang lemah lembut. Sebaliknya tertawa dalam keadaan yang tidak pada tempatnya, malah menunjukkan kurangnya akal.

7. Jika seseorang tidak mampu menunaikan kafaroh lantas orang lain yang menunaikannya, maka itu dianggap sah. Dan kafarohnya bisa diberikan kepada yang tadi punya kewajiban kafaroh. Namun hadits ini bukan menjadi dalil bahwa orang yang tidak mampu menjadi gugur kewajibannya. Karena Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang membayarkan kafarohnya. Kafaroh itu seperti halnya utang, bisa gugur jika pemberi utang menggugurkannya.

8. Jika seseorang berbuat dosa, maka hendaklah ia segera bertaubat kepada Allah, termasuk pula dalam menunaikan kafaroh.

9. Sekedar memberi makan walau tidak dibatasi kadarnya dibolehkan. Kalau sudah mengenyangkan 60 orang seperti kasus di atas, maka sudah cukup.
readmore »»  

Pahala Karena Sikap Romantis Sesuai Ajaran Nabi



cinta romantis virlyz nyzam

BERMAIN DAN BERCANDA DENGAN ISTRI
Apa susahnya kita bangkitkan lagi masa pacaran dulu di masa rumah tangga sekarang ini?! Toh tidak ada celanya lagian siapa yang melarang? Jangan kira sebenarnya masing-masing dari kita, baik suami maupun sang istri, pasti merindukan “Masa-masa Berpacaran” sebagaimana kata Bang Rhoma.
Kalau di masa pacaran, kita sering nonton bareng di bioskop, ya bangkitkan kembali suasana itu dan mungkin akan lebih mengharukan lagi bila kita pun mengajak serta anak-anak. Bukankah kita akan merasa kalau dulu kita nonton cuma berdua, sekarang tak terasa kita berdua sudah punya anak seraya mengatakan kepada anak-anak kita memori orang tuanya dulu kala saat nonton bareng.
Jaman Nabi tidak dikenal bioskop apalagi DVD, tapi Nabi lebih futuristik, artinya Beliau mencontohkan romantisme dalam bermain dan bercanda dengan aplikasi yang murah meriah dan dapat dilakukan siapa saja.
Aisyah berkata: Rasulullah bertanding lari dengan saya dan saya menang. Kemudian saya berhenti, sehingga ketika badan saya menjadi gemuk, Rasulullah bertanding lagi dengan saya dan ia menang, kemudian ia berkata, “Kemenangan ini untuk kemenangan itu”.
[H.R. Ahmad dan Abu Daud]
Apa yang dilakukan Nabi bukanlah seperti pertandingan atletik, melainkan suasana canda riang yang lebih mengakrabkan antara suami dan isteri

“SURAT CINTA” UNTUK ISTRI
Tidak perlu harus sama antara di masa berpacaran dengan saat sudah berumah tangga dalam mengungkapkan kata-kata romantis. Kalau dulu kita pakai kertas wangi (hehehe) dengan perangko pinjaman dari warung, nah sekarang kenapa tidak kita gunakan SMS.
Menanyakan “apa mama yang sedang dilakukan sekarang?” atau “apakah mama sudah makan?” atau “mama jangan terlalu cape ya…” hal itu jangan dianggap sepele apalagi tabu. Justru kata-kata tersebut sangat-sangat mencerminkan perhatian kita terhadap istri, dan pada akhirnya istri akan merasa kita ini romantis karena di sela-sela waktu sibuk masih sempat memperhatikan dirinya.
Begitupun Nabi yang sering memanggil-manggil Aisyah dengan panggilan romantis “Humaira” yang artinya pipi merah delima atau yang pipinya kemerah-merahan.
Bahkan Soekarno pernah suatu hari menulis surat kepada istrinya yang ditutup dengan kata-kata: “Cintaku, Soekarno”, so sweet…

NABI PUN ROMANTIS DI DAPUR
Pada intinya, romantisme itu adalah memberi perhatian tanpa dipinta. Romantisme dapat pula kita bangkitkan saat istri kita sedang sibuk-sibuknya dengan tanggung jawab pekerjaan rumahnya. Betapa tidak di saat itu kita membantunya untuk meringankan tugas yang telah melelahkannya, maka di saat itu ia akan merasakan betapa anda telah memperhatikan kondisinya, menghargai rasa lelahnya, dan yang paling so sweet adalah anda telah menunjukkan seakan-akan anda tidak rela bila istri anda jatuh sakit.
Tahukah bila sebenarnya Nabi sudah lebih dulu mengajarkan hal ini? Dan inilah kesaksian langsung dari istri beliau, Aisyah r.ha:
Aisyah berkata, “Rasulullah mengerjakan apa yang biasa dikerjakan salah seorang kalian di rumahnya. Beliau menambal sandalnya, menambal bajunya dan menjahitnya”. [H.R. Bukhari]
Al-Aswad bin Yazid bertanya kepada Aisyah, “Apa yang biasa dilakukan Nabi s.a.w. di dalam rumah?” Aisyah menjawab, “Beliau biasa membantu pekerjaan istrinya. Bila tiba waktu shalat, beliau pun keluar untuk mengerjakan shalat”. [H.R. Bukhari]

ROMANTIS KEPADA ISTRI ITU BERPAHALA
Inilah keindahan Islam, bermesra-mesraan dengan istri pun termasuk ibadah karena manfaatnya sangat luar biasa besar sekali untuk kehidupan manusia. Jadi, mulai sekarang jangan abaikan romantisme dalam rumah tangga, karena hal itu di dalam pandangan agama sungguh mulia.
Nabi Muhammad saw. bersabda:
“Orang yang paling sempurna imannya adalah yang terbaik ahlaknya di antara mereka. Dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik terhadap isteri-isteri kalian.”

[H.R. Tirmidzi


readmore »»  

Memperlakukan Istri Secara Syari'at Islam




Hai orang-orang beriman, tidak halal bagi kamu mewarisi wanita dengan cara paksa, dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka maka bersabarlah, karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikanyang banyak.” (An-Nisa: 19)


Menikah adalah fitrah manusia. Rasulullah saw. menyebut menikah sebagai sunahnya. Bahkan, Nabi berkata, siapa yang membenci sunahnya, tidak termasuk dalam golongannya.

Setiap kita, pasangan muslim dan muslimah yang melakukan pernikahan, paham betul bahwa tujuan menikah yang utama adalah untuk mendapatkan ridha Allah. Setelah itu untuk mewujudkan keluarga yang sakinah mawahdah wa rahmah dan meneruskan keturunan dengan memperoleh anak-anak yang saleh dan salehah. Kita juga menyadari bahwa lembaga keluarga yang kita bentuk adalah wadah untuk melaku proses perubahan, baik untuk diri kita sendiri, keluarga, dan masyarakat.

Sepasang suami-istri yang dipersatukan oleh ikatan pernikahan juga sadar bahwa keluarga adalah organisasi kecil yang memiliki aturan dalam pengelolaannya. Karena itu, sepasang suami-istri harus bisa memahami hak dan kewajiban dirinya atas pasangannya dan anggota keluarga lainnya.

Sepasang suami-istri dalam berinteraksi di rumah tangga sepatutnya melandasi hubungan mereka dengan semangat mencari keseimbangan, menegakkan keadilan, menebar kasih sayang, dan mendahulukan menunaikan kewajiban daripada menuntut hak.

Kewajiban seorang istri terhadap suaminya adalah pertama, mentaati suami. Namun, dalam mentaati suami juga ada batasannya. Batasan itu adalah seperti yang disabdakan Rasulullah saw., “Tidak ada ketaatan terhadap makhluk untuk bermaksiat kepada Allah, Sang Pencipta.”

Kewajiban seorang istri terhadap suami yang kedua adalah menjaga kehormatan dirinya, suami, dan harta keluarga. Ketiga, mengatur rumah tangga. Keempat, mendidik anak-anak. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah saw. bersabda, “Wanita adalah pengasuh dan pendidik di rumah suami, dan bertanggung jawab atas asuhannya.” Keluarga adalah prioritas seorang istri, meski tidak ada larangan baginya untuk melakukan peran sosialnya di masyarakat seperti berdakwah, misalnya.

Dan kewajiban lain seorang istri kepada suaminya adalah berbuat baik kepada keluarga suami.

Sedangkan kewajiban seorang suami kepada istrinya adalah pertama, membayar mahar dengan sempurna. Kedua, memberi nafkah. Rasulullah saw. bersabda, “Takutlah kepada Allah dalam memperlakukan wanita, karena kamu mengambil mereka dengan amanat Allah dan kamu halalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah; dan kewajiban kamu adalah memberi nafkah dan pakaian kepada mereka dengan baik.”

Ketiga, suami wajib memberi perlindungan kepada istrinya. Keempat, melindungi istri dari siksa api neraka. Ini perintah Allah swt., “Hai orang-orang yang beriman, selamatkan dirimu dan keluargamu dari api neraka.”

Kewajiban keempat, mempergauli istri dengan baik. Allah berfirman, “Dan pergaulilah mereka dengan cara yang baik.” (An-Nisa: 19)
Rasulullah saw. bersabda, “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya; dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya.” (Tirmidzi)

Muasyarah bil ma’ruf

Di ayat 19 surat An-Nisa di atas, Allah swt. menggunakan redaksi “muasyarah bil ma’ruf”. Makna kata “muasyarah” adalah bercampur dan bersahabat. Karena mendapat tambahan frase “bil ma’ruf”, maknanya semakin dalam. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menulis makna “muasyarah bil ma’ruf” dengan “perbaikilah ucapan, perbuatan, penampilan sesuai dengan kemampuanmu sebagaimana kamu menginginkandari mereka (pasanganmu), maka lakukanlah untuk mereka.”

Sedangkan Imam Qurthubi dalam tafsirnya menerangkan makna “muasyarah bil ma’ruf” dengan kalimat, “Pergaulilah istri kalian sebagaimana perintah Allah dengancara yang baik, yaitu dengan memenuhi hak-haknya berupa mahar dan nafkah, tidak bermuka masam tanpa sebab, baik dalam ucapan (tidak kasar) maupun tidak cenderung dengan istri-istriyang lain.”

Adapun Tafsir Al-Manar menerangkan makna ”muasyarah bil ma’ruf” dengan kalimat, “Wajib atas orang beriman berbuat baik terhadap istri mereka, menggauli dengan cara yang baik, memberi mahar dan tidak menyakiti baik ucapan maupun perbuatan, dan tidak bermuka masam dalam setiap perjumpaan, karena semua itu bertentangan dalam pergaulanyang baik dalam keluarga.”

Di antara bentuk perlakuan yang baik adalah melapangkan nafkah, meminta pendapat dalam urusan rumah tangga, menutup aib istri, menjaga penampilan, dan membantu tugas-tugas istri di rumah.

Salah satu hikmah Allah swt. mewajibkan seorang suami ber-muasyarah bil ma’ruf kepada istrinya adalah agar pasangan suami-istri itu mendapatkan kebahagiaan dan ketenangan dalam hidup. Karena itu, para ulama menetapkan hukum melakukan “muasyarah bil ma’ruf” sebagai kewajibanyang harus dilakukan oleh para suami agar mendapatkan kebaikan dalam rumah tangga.

Karena itu, para suami yang mendambakan kebaikan dalam rumah tangganya perlu mendalami tabiat perempuan secara umum dan tabiat istrinya secara khusus. Jika menemukan ada sesuatu yang dibenci dalam diri istri, demi kebaikan keluarga temukan lebih banyak kebaikan-kebaikannya. Suami juga harus tahu apa perannya dalam rumah tangga. Dan, jangan pernah mencelakan istri dengan kekerasan, baik secara fisik maupun mental. Ketika seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah saw.,” Apa hak istri terhadap suaminya?” Rasulullah saw. menjawab, “Memberi makan apayang kamu makan , memberi pakaian apa yang kamu pakai, tidak menampar mukanya, tidak membencinya serta tidak boleh memboikotnya.”

Bagaimana jika timbul perselisihan? Cekcok antara suami-istri adalah hal yang manusiawi. Jika Rasulullah saw. memberi toleransi waktu tiga hari bagi dua orang muslim saling mendiamkan satu sama lain, alangkah baiknya jika suami-istri saling mendiamkan di pagi hari, di malam harinya sudah bisa saling senyum lagi. Kenapa?

Sebab, pasangan suami istri yang beriman paham betul bahwa perselisihan mereka adalah gangguan Iblis. Rasulullah saw. pernah menerangkan kepada para sahabat, “Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya diatas air, kemudian dia mengirim pasukannya, maka yang paling dekat kepadanya, dialah yang paling besar fitnahnya. Lalu datanglah salah seorang dari mereka seraya berkata: aku telah melakukan ini dan itu, Iblis menjawab, kamu belum melakukan apa-apa. Kemudian datang lagi yang lain melapor, aku mendatangi seorang lelaki dan tidak akan membiarkan dia, hingga aku menceraikan antara dia dan istrinya, lalu Iblis mendekat seraya berkata, “Sangat bagus kerjamu” (Muslim)

Begitulah, Iblis menjadikan menceraikan pasangan suami-istri sebagai prestasi tertinggi tentaranya. Karena itu, Islam mencegah perbuatanyang bisa menyebabkan perselisihan suami-istri. Karena itu, jika cekcok dengan pasangan hidup Anda, segera selesaikan masalahnya. Upayakan selesaikan masalahrumah tangga sendiri. Jangan menghadirkan pihak ketiga. Jika belum selesai juga, hadirkan seseorang yang bisa menjadi hakim yang bisa diterima kedua belah pihak.

Seiring dengan panjangnya perjalanan waktu dan lika-liku kehidupan, kadang ikatan pernikahan mengkendur. Karena itu, perkuat lagi ikatan itu dengan mengingat-ingat kembali tujuan pernikahan. Bangun komunikasi yang positif. Komunikasi adalah kunci keharmonisan. Karena itu, pahami betul cara berkomunikasi pasangan Anda. Dan, hidupkan syuro dalam keluarga. Bahkan untuk urusan kecil sekalipun perlu dibicarakan bersama. Insya Allah, Allah swt. akan memberi kebaikanyang banyak dalam keluarga Anda. Amin.
readmore »»  

Cinta Menurut Al- Qur'an




Menurut hadis Nabi, orang yang sedang jatuh cinta cenderung selalu mengingat dan
menyebut orang yang dicintainya (man ahabba syai’an katsura dzikruhu),
kata Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh cintanya (man ahabba syai’an fa huwa `abduhu).


Kata Nabi juga, ciri dari cinta sejati ada tiga :

>>> Lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain,

>>> Lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain,

>>> Lebih suka mengikuti kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri.

Bagi orang yang telah jatuh cinta kepada Alloh SWT, maka ia lebih suka berbicara dengan Alloh Swt, dengan membaca firman Nya, lebih suka bercengkerama dengan Alloh SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti perintah Alloh SWT daripada perintah yang lain.

Dalam Qur’an cinta memiliki 8 pengertian berikut ini penjelasannya:

1. Cinta mawaddah adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan “nggemesi”. Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah, maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia ingin memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berfikir lain.

2. Cinta rahmah adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut,siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meski untuk itu ia harus menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya. Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antar orang yang bertalian darah, terutama cinta orang tua terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari itu maka dalam al Qur’an , kerabat disebut al arham, dzawi al arham , yakni orang-orang yang memiliki hubungan kasih sayang secara fitri, yang berasal dari garba kasih sayang ibu, disebut rahim (dari kata rahmah). Sejak janin seorang anak sudah diliputi oleh suasana psikologis kasih sayang dalam satu ruang yang disebut rahim. Selanjutnya diantara orang-orang yang memiliki hubungan darah dianjurkan untuk selalu bersilaturrahim, atau silaturrahmi artinya menyambung tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia lahir batin-dunia
akhirat.

3. Cinta mail, adalah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyedot seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur’an disebut dalam konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda (an tamilu kulla al mail), cenderung mengabaikan kepada yang lama.

4. Cinta syaghaf. Adalah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf (qadsyaghafaha hubba) bisa seperti orang gila, lupa diri dan hampir-hampir tak menyadari apa yang dilakukan. Al Qur’an menggunakan term syaghaf ketika mengkisahkan bagaimana cintanya Zulaikha, istri pembesar Mesir kepada bujangnya, Yusuf.

5. Cinta ra’fah, yaitu rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan
norma-norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak tega membangunkannya untuk salat, membelanya meskipun salah. Al Qur’an menyebut term ini ketika mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah menyebabkan orang tidak menegakkan hukum Allah, dalam hal ini kasus
hukuman bagi pezina (Q/24:2).

6. Cinta shobwah, yaitu cinta buta, cinta yang mendorong perilaku penyimpang tanpa sanggup mengelak. Al Qur’an menyebut term ni ketika mengkisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan Zulaiha yang setiap hari menggodanya (mohon dimasukkan penjara saja), sebab jika tidak, lama kelamaan Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan
bodoh, wa illa tashrif `anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun min al jahilin (Q/12:33)

7. Cinta syauq (rindu). Term ini bukan dari al Qur’an tetapi dari
hadis yang menafsirkan al Qur’an. Dalam surat al `Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa barangsiapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba. Kalimat kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa ma’tsur dari hadis riwayat Ahmad; wa as’aluka ladzzata an nadzori ila wajhika wa as syauqa ila liqa’ika, aku mohon dapat merasakan nikmatnya
memandang wajah Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan Mu.
Menurut Ibn al Qayyim al Jauzi dalam kitab Raudlat al Muhibbin wa Nuzhat al Musytaqin, Syauq (rindu) adalah pengembaraan hati kepada sang kekasih (safar al qalb ila al mahbub), dan kobaran cinta yang apinya berada di dalam hati sang pecinta, hurqat al mahabbah wa il tihab naruha fi qalb al muhibbi

8. Cinta kulfah. yakni perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positip meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur’an ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, la
yukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286)
readmore »»  

Tips Malam Pertama Menurut Islam


Malam pengantin bagi pasangan suami isteri hendaklah penuh dengan suasana kelembutan, kasih sayang dan kesenangan. Malam yang menghubungkan suami dengan isterinya dengan tali kasih sayang dan cinta serta menjadikan isterinya merasa tenang dengannya.

Berikut adalah beberapa adab yang diajar oleh ajaran Islam untuk membentuk kehidupan baru, semoga bermanfaat :


Kebenaran niat

Hendaklah niat suami isteri untuk menikah adalah untuk menjaga kehormatannya, berdasarkan sabda Rasulullah saw, ” Tiga orang yang memiliki hak atas Allah menolong mereka : seorang yang berjihad dijalan Allah, seorang budak (berada didalam perjanjian antara dirinya dengan tuannya) yang menginginkan penunaian dan seorang menikah yang ingin menjaga kehormatannya. ” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim dari hadits Abu Hurairoh)


Berhias dan mempercantik diri.

Hendaknya seorang isteri mempercantikkan dirinya dengan apa-apa yang dibolehkan Allah swt. Pada dasarnya hal ini dibolehkan kecuali terhadap apa-apa yang diharamkan oleh dalil seperti mencabuti alis dan bulu diantara keduanya atau mengeroknya, menyambung rambut dengan rambut lain, mentato, mengikir gigi agar lebih cantik. Diharamkan baginya juga mengenakan pakaian yang diharamkan baik pada malam pengantin maupun di luar malam itu. Diperbolehkan baginya menghiasi dirinya dengan emas dan perak sebagaimana biasa dikenakan kaum wanita.

Begitu juga dengan si suami hendaknya memperhiaskan dirinya untuk isterinya kerana hal ini merupakan bahagian dari menggaulinya dengan cara yang baik. Firman Allah swt : 
“ Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. ” (QS. Al Baqoroh : 228)
Namun demikian hendaknya upaya menghias diri ini tetap di dalam batasan-batasan yang dibenarkan. Tidak dibolehkan baginya mengenakan cincin emas kecuali perak. Tidak dibolehkan baginya mencukur jenggot, memanjangkan pakaiannya hingga ke tanah, mengenakan sutera kecuali tehadap apa-apa yang dikecualikan syariat.


Lemah lembut terhadap isterinya saat menggaulinya

Diriwayatkan oleh Ahmad didalam al Musnad dari Asma binti Yazid bin as Sakan berkata, ” Aku pernah merias Aisyah untuk Rasulullah saw lalu aku mendatangi beliau saw dan mengajaknya untuk melihat kecantikan Aisyah. Beliau saw pun mendatanginya dengan membawa segelas susu lalu beliau meminumnya dan memberikannya kepada Aisyah maka Aisyah pun menundukkan kepalanya kerana malu. Asma berkata,”Maka aku menegurnya. ” Dan aku katakan kepadanya, ” Ambillah (minuman itu) dari tangan Nabi saw. ” Asma berkata, ” Maka Aisyah pun mengambilnya lalu meminumnya sedikit. ”


Mendoakan isterinya.

Hendaklah suami meletakkan tangannya di kening isterinya dan mengatakan seperti yang disabdakan Rasulullah saw, ” Apabila seorang dari kalian menikah dengan seorang wanita atau membeli seorang pembantu maka hendaklah memegang keningnya lalu menyebut nama Allah azza wa jalla dan berdoa memohon keberkahan dengan mengatakan : Allahumma Innii Asaluka Min Khoiriha wa Khoiri Ma Jabaltaha Alaihi. Wa Audzu bika Min Syarri wa Syarri Ma Jabaltaha Alaih — Wahai Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan dari apa yang Engkau berikan kepadanya serta Aku berlindung kepada-Mu daripada keburukannya dan keburukan yang Engkau berikan kepadanya.. ”

Melaksanakan solat dua rakaat

Diriwayatkan Ibnu Syaibah dari Ibnu Masud, dia mengatakan kepada Abi Huraiz,”Perintahkan dia untuk solat dua rakaat di belakang (suaminya) dan berdoa, ” Allahumma Barik Lii fii Ahlii dan Barik Lahum fii. Allahummajma’ Bainanaa Ma Jama’ta bi Khoirin wa Farriq Bainana idza Farroqta bi Khoirin—Wahai Allah berkahilah aku didalam keluargaku dan berkatilah mereka didalam diriku. Wahai Allah satukanlah kami dengan kebaikan dan pisahkanlah kami jika Engkau menghendaki (kami) berpisah dengan kebaikan juga. ”


Apa yang dikatakan ketika melakukan jima’ atau saat menggauli isterinya.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi saw bersabda, ” Apabila seorang dari kalian mendatangi isterinya maka hendaklah dia berdoa,”Allahumma Jannibna asy Syaithon wa Jannib asy Syaithon Ma Rozaqtana - Wahai Allah jauhilah kami dari setan dan jauhilah setan dari apa-apa yang Engkau rezekikan kepada kami - sesungguhnya Allah Maha Mampu memberikan buat mereka berdua seorang anak yang tidak boleh dicelakai setan selamanya. ”

Diharamkan baginya menyiarkan hal-hal yang rahsia di antara suami isteri

Diriwayatkan oleh Ahmad dari Asma binti Yazid yang saat itu duduk dekat Rasulullah saw bersama dengan kaum laki-laki dan wanita lalu beliau saw bersabda, ” Boleh jadi seorang laki-laki menceritakan apa yang dilakukannya dengan isterinya dan boleh jadi seorang istri menceritakan apa yang dilakukannya dengan suaminya.” Maka mereka pun terdiam. Lalu aku bertanya, ” Demi Allah wahai Rasulullah sesungguhnya kaum wanita melakukan hal itu begitu juga dengan kaum laki-laki mereka pun melakukannya.” Beliau saw bersabda,”Janganlah kalian melakukannya. Sesungguhnya hal itu bagaikan setan laki-laki berhubungan dengan setan perempuan di jalan lalu (setan laki-laki) menutupi (setan perempuan) sementara orang-orang menyaksikannya. 


Berwudhu diantara dua jima’ meskipun mandi adalah lebih utama

Apabila seorang suami menggauli isterinya lalu dia ingin kembali mengulanginya maka yang paling utama baginya adalah berwudhu sehingga dapat mengembalikan tenaganya, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Muslim dari Abi Said al Khudriy berkata, ” Rasulullah saw bersabda,’Apabila seorang dari kalian menggauli isterinya kemudian dia ingin mengulanginya lagi maka berwudhulah di antara kedua (jima) itu. ”

Didalam sebuah riwayat, ” Seperti wudhu hendak solat. ” (HR. Muslim) Abu Naim menambahkan,” Sesungguhnya hal itu akan mengembalikan tenaganya.”

Mandi lebih utama, sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dari Rafi’ bahwa Nabi saw mengelilingi para isterinya dan mandi ketika (hendak menggauli) isteri yang ini dan juga dengan yang isteri ini. Dia berkata, ” Aku bertanya kepadanya,’Wahai Rasulullah apakah tidak cukup hanya dengan sekali mandi?’ beliau saw menjawab,”Ini lebih suci. Lebih wangi dan lebih bersih. ”

Sebaik-baiknya bagi orang yang ingin tidur dalam keadaan junub hendaknya berwudhu dengan wudhu seperti untuk solat terlebih dahulu, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Ibnu Umar bahwa Umar berkata,” Wahai Rasulullah apakah seorang dari kami tidur sementara dia dalam keadaan junub?’ beliau saw menjawab,”Ya, hendaklah dia berwudhu.” Di dalam sebuah riwayat,” Berwudhu dan cucilah kemaluanmu lalu tidurlah. ”

Wudhu ini merupakan sebuah anjuran dan bukan sebuah kewajiban, sebagaimana diriwayatkan oleh Umar ketika bertanya kepada Rasul saw, ” Apakah seorang dari kami tidur sementara dirinya junub?” beliau saw menjawab,”Ya dan hendaklah dirinya berwudhu jika mau. ”. Diriwayatkan oleh Ashabus Sunan dari Aisyah berkata, ” Rasulullah saw pernah tidur dalam keadaan junub tanpa menyentuh air hingga dia terbangun setelah itu dan mandi. ”

Dibolehkan pula untuk bertayammum, sebagaimana diriwayatkan oleh Baihaqi dari Aisyah berkata, ” Rasulullah saw jika dirinya junub dan hendak tidur maka dia berwudhu atau bertayammum. ”


Mandi berduaan

Dibolehkan bagi suami isteri untuk mandi secara bersama-sama dalam satu wadah, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Aisyah berkata,” Aku mandi bersama Rasulullah saw dari satu wadah antara diriku dengan dirinya. Tangan kami saling bergantian berebutan sehingga aku mengatakan, ” tinggalkan (sedikit air) buatku, tinggalkan buatku.” Dia berkata, ” Mereka berdua dalam keadaan junub. ”

Dari hadith diatas maka diperbolehkan keduanya telanjang dan saling melihat aurat satu dengan yang lainnya.
Didalam hadith yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ibnu Majah dari Muawiyah bin Haidah berkata,” Aku berkata,’Wahai Rasulullah. Apa yang dibolehkan dan dilarang dari aurat kami?’ beliau menjawab,”Jagalah auratmu kecuali terhadap istri atau budakmu. ” Maka dibolehkan bagi salah seorang dari pasangan suami isteri untuk melihat seluruh badan pasangannya dan menyentuhnya hingga kemaluannya berdasarkan hadith ini, kerana kemaluan adalah tempat kenikmatan maka dibolehkan melihat dan menyentuhnya seperti bahagian tubuh lainnya.


Bersenda gurau dengan isteri

Dibolehkan bersenda gurau dan bermain-main dengan isterinya di tempat tidur, sebagaimana sabdanya saw : ”Mengapa bukan dengan gadis maka engkau boleh bermain-main dengannya dan dia boleh bermain-main denganmu. ” (HR. Bukhori dan Muslim) dan didalam riwayat Muslim,”Engkau akan bahagia dengannya dan dia pula akan bahagia denganmu.”

Diantara senda gurau dan mempergaulinya dengan baik adalah ciuman suami walaupun bukan untuk jima’. Rasulullah saw mencium dan menyentuh isteri-isterinya meskipun mereka dalam keadaan haidh atau beliau mencium dan menyentuhnya meski beliau sedang dalam keadaan puasa.

Sebagaimana terdapat didalam ash Shahihain dan lainnya dari Aisyah dan Maimunah bahkan juga diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud dari Aisyah berkata, ” Nabi saw mencium sebahagian isteri-isterinya kemudian beliau keluar menuju solat dan tidak berwudhu lagi. ” Ini sebagai dalil bahwa mencium istri tidaklah membatalkan wudhu.


Dibolehkan ‘Azal

Dibolehkan bagi seorang suami untuk melakukan ‘azal iaitu mengeluarkan air maninya di luar kemaluan isterinya, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Jabir bin Abdullah berkata, ” Kami melakukan ‘azal sementara al Qur’an masih turun.” Di dalam sebuah riwayat, ” Kami melakukan ‘azal pada masa Rasulullah saw dan hal ini sampai kepada Nabi saw dan beliau saw tidaklah melarangnya. ”

Meskipun demikian yang paling utama adalah meninggalkan ‘azl kerana hal itu dapat mengurangi kenikmatan baginya dan bagi isterinya dan kerana hal itu juga dapat menghilangkan tujuan dari pernikahan iaitu memperbanyakkan keturunan umat ini, berdasarkan sabda Rasulullah saw, ” Nikahilah oleh kalian (wanita-wanita) yang dapat mendatangkan anak lagi mendatangkan kasih sayang. Sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya (jumlah) kalian di hadapan semua umat pada hari kiamat. ”

Akan tetapi tidak diperbolehkan bagi seorang muslim melakukan ‘azal selamanya kerana dapat membatasi dan mencegah keturunan…..

Mengunjungi kerabat pada pagi harinya


Dianjurkan baginya pada pagi harinya untuk mengunjungi kaum kerabatnya yang telah memenuhi undangannya..


Berdasarkan hadith Anas berkata, ” Rasulullah saw mengadakan pesta saat menikah dengan Zainab. Kaum muslimin dikenyangkan dengan roti dan daging. Kemudian beliau saw keluar menemui ibu-ibu kaum mukminin (isteri-isterinya saw) dan mengucapkan salam kepada mereka, mendoakan mereka dan mereka pun menyambut salamnya dan mendoakannya, beliau lakukan itu pada pagi hari setelah malam pengantinnya.”
readmore »»  

Puisi Idul Fitri 1433 H



Langit lebaran telah dibentangkan..
Bumi lebaran telah dihamparkan..
Kudoakan hatimu seluas langit dan bumi..
Cukup untuk menampung dan mengampuni..
Semua tindakanku padamu yang menyakiti..

Idul fitri telah menghampiri..
Para pecinta Tuhan sejati..
Yang sebulan memberi bukti..
Dengan amalan tanda berbakti..
Pada Ilahi yang Mahasuci..
Mohon dirimu sudi melengkapi..
Dengan mengampuni segala salah..
Yang kuperbuat selama ini..

Seiring terbitnya matahari pagi..
Mohon dirimu sudi mengampuni..
Dosa-dosaku yang telah mengotori..
Hubungan kita selama ini..

Di hari Lebaran Idul Fitri..
Aku mengemis kemurahan Tuhan..
Agar kita dikaruniai cinta sejati..
Bukan cinta basa-basi..
Hanya dimulut dan dalam hati..
Tanpa bukti berbakti pada Ilahi..

Perjalanan panjang..
Di Bulan Ramadhan..
Tempat Cinta dibuktikan..
Dengan amal perbuatan..
Semoga membuat kita..
Berhak menjadi kekasih Tuhan..

Lebaran kita berjabat tangan..
Untuk saling memaafkan..
Segala salah dan kekhilafan..
Semoga segala amal perbuatan..
Selama bulan Ramadhan..
Dicatat sebagai pemberat timbangan..
Amal kebaikan untuk dihari kemudian..

Idul fitri kita saling memaafkan..
Segala kesalahan mohon dihapuskan..
Kita jalani hari baru tempuh masa depan..
Dengan hati murni setelah puasa sebulan..

Bolehlah kita mengaku pecinta Tuhan..
Asal terbukti dalam amal perbuatan..
Bukan sekedar di lisan dan alam pikiran..
Selamat Hari Lebaran Idul Fitri 1433 H..
readmore »»  

Kisah Cinta Nabi Yusuf A.S



Cinta (mahabbah) adalah hasrat yang begitu besar terhadap sesuatu yang menyenangkan. Kecenderungan ini kemudian menjadi teguh dan kuat laksana batu karang, sehingga berubah menjadi kerinduan (`isyq). Kerinduan ini pun terus meningkat hingga seorang pecinta menjadi budak bagi kekasihnya. Ia akan senang memberikan segala yang dimilikinya demi sang kekasih pujaan. Tidak ada yang membuatnya berat melakukan itu, sebab ia telah benar-benar jatuh cinta.

Perhatikanlah, betapa Zulaykha jatuh cinta kepada Yusuf AS dengan menghabiskan uang dan hartanya. Demi cintanya, bahkan ia pun sudi merendahkan harga dirinya hingga pada tahapan kehinaan saat ia memaksa Yusuf AS berbuat zina. Kepada siapa saja yang berkata; “Hari ini aku melihat Yusuf” ia lantas memberikan perhiasan yang membuat orang itu kaya, hingga tak tersisa baginya. Setiap sesuatu ia namai Yusuf. Dan karena kecintaannya yang begitu mendalam, ia telah melupakan segalanya kecuali Yusuf. Kemanapun pandangannya mengarah, ia melihat wajah Yusuf tergambar jelas dalam senyuman tampan. Sungguh cinta yang memabukkan.

Diriwayatkan, setelah beriman dan menikah dengan Yusuf AS, Zulaykha menyendiri untuk beribadah dan memutuskan hubungan dengan segala sesuatu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ketika pada suatu siang, Yusuf mengajaknya ke tempat tidur, ia meminta Yusuf menunggu hingga datang malam. Ketika pada suatu malam Yusuf memanggilnya, ia meminta Yusuf bersabar hingga tiba waktu siang. Ia berkata; “Yusuf, sebelum aku mengenalmu, aku hanya mencintaimu. Namun setelah aku mengenalmu, kecintaan kepada-Nya tidak menyisakan kecintaan kepada selain-Nya. Aku tidak ingin ada yang menggantikan-Nya. Lantas Yusuf AS pun menjawab; “Allah `Azza wa jalla memerintahkan hal itu kepadaku. Allah SWT mengabarkan kepadaku bahwa akan keluar dua anak darimu, dan Dia akan menjadikan mereka Nabi” Akhirnya, Zulaykha berkata; “Jika Allah memerintahkan hal itu kepadamu dan menjadikanku sebagai jalan menuju-Nya, niscaya ketaatan kepada-Nya merupakan urusan Allah SWT. Dengannya aku merasa tenteram”

Subhanallah, sekali lagi betapa keindahan cinta ditampakkan. Sehingga segala sesuatu itu bila tersentuh oleh cinta akan menjadi menawan. Karena cinta pun dapat diwujudkan menjadi tiga perangai, yaitu; memilih ucapan kekasihnya daripada ucapan orang lain; memilih duduk bersama kekasihnya daripada duduk dengan orang lain; dan memilih keridhaan kekasihnya daripada keridhaan orang lain (dari Al-Halajj RA di dalam Al-Muntaha).

Jadi disini, Zulaykha telah benar dalam memilih ucapan kekasihnya (Yusuf AS) dan mempercayakan segala urusan hanya kepada Allah SWT. Ia pun telah benar dalam urusan cintanya, karena setelah bertobat ia menjadikan cinta kepada-Nya tiada banding. Tidak ada yang mengalahkan kerinduan dan rasa cinta kepada Kekasih Agung itu. Sehingga di sepanjang sisa hidupnya, Zulaykha mendapat ridha kekasihnya (Yusuf AS) dan Tuhannya.

Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari sekelumit kisah ini, sebab selama kita bisa hidup dalam kebenaran, maka selama itu pula kita akan menjadi seorang penempuh jalan cinta.
readmore »»  

Kumpulan Ucapan Idul Fitri Part III

Rangkaian indah SMS Lebaran kata-kata ucapan selamat idul fitri
Satukan tangan,satukan hati
Itulah indahnya silaturahmi
Di Hari kemenangan Kita padukan
Keikhlasan untuk saling memaafkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir Batin

MTV bilang kalo MO minta maap g ush nunggu lebaran
Org bijak blg kerennya kalo mnt maap duluan
Ust. Jefri blg org cakep mnt maap gk prl disuruh
Kyai blg org jujur Ga perlu malu utk minta maap
Jd krn Mrs anak nongkrong yg jujur, keren cakep Dan baek
Ya gw ngucapin minal aidzin wal faizin , mohon maaf lahir Dan batin ..

Dia Pergi dengan bersahaja. Meninggalkan berkah & penampunan. Meninngalkan jejak pahala. Membawa mimpi surga ! SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir & batin

Satu yang pasti dalam hidup: kita akan kembali kepada-Nya. Mumpung masih hidup Ayo sirahturahmi di hari yang fitri. SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir & batin.

Masa aktif Hidup anda hampir berakhir, saldo dosa anda makin meningkat, di hari yang fitri ini raih kesempatan untuk meningkatkan saldo Iman. Isi ulang dengan sirahturahmi. SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir & batin

Terselip khilaf dalam candaku. Tergores luka dalam tawaku, terbelit pilu dalam tingkahku, tersinggung rasa dalam bicaraku. Hari kemenangan telah tiba, moga segala dosa & kesalahan kita terampuni. Mari bersama kita bersihkan dihari yang fitri. SELAMAT IDUL FITRI, mohon maaf lahir & batin

Takbir, tahmid, tahlil tlah berkumandang. Memecah keheningan malam, mengantar rasa syukur padaNya. Esok pagi menyambut hari yang fitri, selamat hari lebaran 1433 H taqaballahu mina wa minkum, mohon maaf lahir dan batin.

Menjelang Lebaran, Sebelum Sinyal Hilang, Sebelum Operator Sibuk, Sebelum SMS pending mulu, Saya mo ngucapin . Met Idul Fitri, Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Tiada gembira yang menggelora, tiada senang yang mengangkasa, selain kita telah kembali pada fitrah dan ampunanNya. Taqaballahu mina wa minkum, selamat Idul Fitri 1433H, minal aidzin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.

Cangkem iki sering nggedabrus, utek iki sering mikir sing elek. Minal aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir batin.

Beningkan hati dg dzikir
Cerahkan jiwa dg cinta
Lalui hr dg senyum
Tetapkan langkah dg syukur
Sucikan hati dg permohonan maaf
mEt hArI RaYa IduL fiTrI
TaqobbaLallaHu minNa wA MinKuM
Minal AidziN WaL FaidziN
Mhn MaaF LahiR n BaTiN “;)

Mata kadang salah melihat
Mulut kadang salah mengucap
Hati kadang salah menduga
Dengan niat tulus suci dan Ikhlas
Mohon maaf lahir dan batin

Hatiku tak sebening XL ato secerah MENTARI, banyak khilaf kubuat. FREN kupinta SIMPATImu. BEBASkan aku dengan maafmu, supaya aku merASa lega. M3t lebaran, mohon maaf lahir batin

Ramadhan membasuh hati yang berjelaga
Saatnya meraih rahmat dan ampunan-Nya

Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga
Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H
Minal Aidin Wal Faidzin Taqabalallahu minnaa wa minkum

Sekalian saya mau mengucapkan
Selamat Iedul Fitri 1433 H
Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon Maaf Lahir Dan Bathin

Harumnya aroma maaf mulai merebak, menutup Ramadhan dengan indah, menyambut datangnya hari suci yang penuh berkah. Ya 4JJI Maafkan kami yang sering menyakiti saudara kami dengan dusta, prasangka dan ingkar janji. taqabbalallahu Minna Wa Minkum.

Sebelum takbir berkumandang
Sebelum ajal menjemput
Sebelum jaringan over load
Ijinkan kami memohon maaf lahir dan bathin

The holy and beautiful Syawal will come soon
There is no word proper to welcome it
Except the word of pray and forgiveness
My Majesty if you forgive all my fault
And hope your worship accepted by Allah The God of Merciful and the Beneficent

Andai tangan tak kuasa menjabat
Setidaknya kata masih dapat terungkap
Setulus hati mengucapkan
Selamat Idul Fitri, Mohon maaf lahir & batin
Ridho Allah dan berkahNya

Menyertai hambanya
Yang saling ucapkan maaf
Dan memberi maaf
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H
Maaf Lahir Bathin
Apapun makanannya
minumnya teh botol sosro
Kapan saja lebarannya
ucapannya minal aidin wal faidzin lah yaow

Selamat Hari Raya Idul Fitri
Taqobalallahu minnaa wa minkum
Shiyamanaa wa shiyamakum
Minal ‘aidin wal faizin
Mohon maaf lahir dan batin

11 bln banyak kata sudah di ucapkan
dan dilontarkan tak semua menyejukan
11 bln banyak prilaku yang sudah dibuat
dan diciptakan tak semua menyenangkan
11 bln banyak keluhan, kebencian, kebohongan
menjadi bagian dari diri
Mari kita memaafkan, mohon maaf lahir dan batin

Mungkin hari-hari yang lewat telah menyisakan sebersit kenangan yang tak terlupa…..,ada salah, ada khilaf, ada dosa yang mengikuti perjalanan hari – hari itu.
agar tak ada sesal, tak ada dendam, tak ada penyesalan ….
mari kita sama-sama sucikan hati,diri,dan jiwa kita.
Marhaban Yaa Ramadhan………………

Ya Allah……
Perkayalah Saudaraku ini dengan keilmuan
Hiasi hatinya dengan kesabaran
Muliakan wajahnya dengan ketaqwaan
Perindalah fisiknya dengan kesehatan
Serta terimalah amal ibadahnya dengan kelipat gandaan
Karena hanya Engkau Dzat penguasa sekalian alam
Marhaban Ya Ramadhan,,,,,,,,
Mohon maaf lahir dan bathin…..

Marhaban ya Ramadhan,
semoga bulan ini penuh BBM (Bulan Barokah dan Maghfirah)
mari kita PREMIUM (Pre Makan dan Minum)
serta SOLAR (Sholat Lebih Rajin ), dan
MINYAK TANAH (Meningkatkan Iman dan Banyak Tahan Nafsu Amarah)
serta PERTAMAX (Perangi Tabiat Maksiat)
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

tiada gading yg tak RETAK
tiada tuyul yg tak BOTAK
tiada bisul yg tak BENGKAK
tiada luka yg tk KOYAK
minal KONIDIN wal BODREXSIN
mhn maaf salah KIRIM

Puasa mengambil jarak dengan dunia
agar manusia tidak jadi budaknya
karena dunia adalah permainan
bermegah-megah dengan bangunan
berbangga-bangga dengan kekayaan
semua itu dapat melalaikan.
Padahal manusia hanyalah pengembara
saat mati hartanya tak akan dibawa
hanya amal-saleh yang ikut serta
Yang ada disisi manusia akan sirna
Yang ada di sisi Allah abadi selamanya.

Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini
Kemenangan akan kita gapai
Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT
Kami sekeluarga menghaturkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H

“Kutanamkan benih dihatimu, kusiram dan kurawat agar tumbuh sampai berbunga, kupetik dan kurendam menjadi air bunga yang meniru wangi surga, lalu kubasuh hatimu dari khilafku dan menggantinya dengan aroma wangi ketulusan untuk memaafkanku”

“.dan aku hanya.lah MANUSIA bisa BERSALAH dan MENYAKITI
.aku hanya.lah MANUSIA tk seperti TUHAN yg SEMPURNA :’)”

“Di hari terakhir Ramadhan tahun ini,
mengucapkan,
mohon maaf lahir dan batin.
Serta semoga kita dipertemukan dengan bulan Ramadhan tahun depan.
Amin Ya Robbal ‘Alamin :) “

“Taqabbalallah huminna waminkum ..
Tak terasa sbntar lg hari kemenangan telah tiba .
Minal aidzin waal faidzin, Mohon maaf lahir dan batin .
Maafkan segla kesalahan saya baik d sengaja maupun tidak ..
Mulai dari NOL yaaa .. :-) “

Kuda perang berpacu kencang
Kuda beban berjalan pelan
Maafkan bila aku berteriak lantang
Mohon maafkan segala kesalahan

Anak Gaul Lagi Facebookan
Ngupdate Status Sambil Chattingan
Kusadari Banyak Kesalahan
Mohon Ampunan dihari Lebaran

Orang Ganteng Orang Jelek..
Gue Ganteng Elo Jelek..
Lebaran dah Dateng
So Maafin Gw Jek..
“Mohon Maaf Lahir Bathin”

Tinta printermu yang kuhabiskan
akan segera kubelikan
Mohon maafkan segala kesalahan
agar lebaran enak kurayakan

SMS Lucu Lebaran Idul FitriMawar berseri dipagi Hari
Pancaran putihnya menyapa nurani
Sms dikirim pengganti diri
SELAMAT IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR BATHIN

Faith makes all things possible.
Hope makes all things work.
Love makes all things beautiful.
May you have all of the three.
Happy Iedul Fitri.

Walopun operator sibuk n’ sms pending terus,
Kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Cangkem iki sering nggedabrus
utek iki sering mikir sing elek
Minal aidzin wal faidzin
Mohon maaf lahir batin.

Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan IA keruh,
Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,
Jika HATI seindah BULAN, hiasi IA dengan IMAN.
Mohon Maaf lahir Dan batin

Walopun operator sibuk n’ sms pending terus,
Kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Bila kata merangkai dusta..
Bila langkah membekas lara…
Bila hati penuh prasangka…
Dan bila Ada langkah yang menoreh luka.
Mohon bukakan pintu maaf…
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Satukan tangan,satukan hati
Itulah indahnya silaturahmi
Di Hari kemenangan Kita padukan
Keikhlasan untuk saling memaafkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir Batin

MTV bilang kalo MO minta maap g ush nunggu lebaran
Org bijak blg kerennya kalo mnt maap duluan
Ust. Jefri blg org cakep mnt maap gk prl disuruh
Kyai blg org jujur Ga perlu malu utk minta maap
Jd krn Mrs anak nongkrong yg jujur, keren cakep Dan baek
Ya gw ngucapin minal aidzin wal faizin , mohon maaf lahir Dan batin

lack Giant Arabicum
janjikan keindahan adenium
Mengapa kesalahanku harus dikulum
bila memaafkan membuat mulutmu tersenyum

Bila panas sengaja berpayung
agar kulit tidak berbayang
Lebaran kesalahan kita saling digantung
agar beban hati kembali ringan

Bila semua salah orang kita timbun
Sampah pergaulan akan bebani diri
Bila lebaran kita saling memberi ampun
Semoga dosa kita tak lagi saling membebani

Kesalahan orang yang kita ingat-ingat
akan jadi beban sepanjang hayat
Bila ada kesalahan mohon di beri maaf
Semoga persahabatan kita semakin kuat.

Persahabatan tak harus rusak karena hutang
Bila tak lupa untuk mengembalikan
Persahabatan kita semoga semakin matang
setelah lebaran kita saling memaafkan.

Benarkah uang pinjaman pangkal retaknya persahabatan?
Tidak benar bila ada kesediaan untuk mengembalikan!
Sahabat selamat Hari Lebaran
Mohon maafkan segala kesalahan

Bila aku tak pernah main ke rumahmu
Bukan berarti kau tak lagi ada di hatimu
Bila aku punya kesalahan atas dirimu
Mohon ampuni jangan disimpan di hatimu.

Jangan akhiri bulan suci
dengan mengecewakan hati
diriku yang banyak salah ini
tanpa kesediaan memaafkan
kesalahan yang telah kulakukan

Gunung Rinjani menjulang tinggi
selalu menantang untuk didaki
Gunung Merapi bikin ngeri
dengan gumpalan awan sepanas api
Gunung kebaikanmu ingin kudaki
agar puncak maafmu kudapati
Selamat Hari Raya Fitri
Semoga kita lahir kembali suci.


Beli batik di Beringharjo
Jangan lupa membawa tas
Akulah orang paling bejo
bila salahku kau anggap lunas

Bila hutang jangan lupa mengembalikan
Jangan bikin kapok si pemberi pinjaman
Mari kita indahkan hari lebaran
dengan saling memaafkan

Mohon maaf atas buku pinjaman
yang lama baru kukembalikan
Selamat hari lebaran
Mohon maaf atas segala kesalahan

Sungguh aku mohon untuk dimaafkan
Setelah sebulan kita berpuasa ramadhandi hari kemenangan kumohon keridhoanmu
melupakan segala salah perbuatanku


Matahari berdzikir,
angin bertasbih dan pepohonan memuji keagungan-Mu.
Semua menyambut datangnya malam Seribu Bulan.
Selamat datang Ramadhan, Selamat beribadah puasa.
Mohon Maaf Lahir dan Batin

Ya Allah …
Perkayalah Saudaraku ini dengan keilmuan
Hiasi hatinya dengan kesabaran
Muliakan wajahnya dengan ketakwaan
Perindahlah fisiknya dengan kesehatan
Serta terimalah amal ibadahnya dengan kelipatgandaan
Karena hanya Engkau Dzat Penguasa Sekalian Alam
Marhaban Ya Ramadhan
Mohon maaf lahir dan batin

gersang bumi tanpa hujan, gersang akal tanpa ilmu,
gersang hati tanpa iman, gersang jiwa tanpa amal …
Marhaban Ya Ramadhan
selamat menunaikan ibadah puasa
mohon maaf lahir dan batin

jika hati seputih awan jangan biarkan ia mendung,
jika hati seindah bulan hiasi dengan senyuman
marhaban ya ramadhan
selamat menunaikan ibadah puasa mohon maaf lahir dan bathin

Sebelum cahaya padam, Sebelum hidup berakhir,
Sebelum pintu taubat tertutup, Sebelum Ramadhan datang,
saya mohon maaf lahir dan bathin …

Jika semua harta adalah racun, maka zakatlah penawarnya.
Jika seluruh umur adalah dosa, maka tobatlah obatnya.
Jika seluruh bulan adalah noda, maka Ramadhan lah pemutihnya.

Perkataan yg indah adlh “ALLAH”
Lagu yg merdu adlh “ADZAN”
Media yg terbaik adlh “AL QUR’AN”
Senam yg sehat adlh “SHALAT”
Diet yg sempurna adlh “PUASA”
Kebersihan yg menyegarkan adlh “WUDHU”
Perjalanan yg indah adlh “HAJI”
Khayalan yg baik adlh ingat akan “DOSA&TAUBAT”
Mudah2an bln yg suci ini bs membawa iman dan takwa, Amien …

SEIRING TERBENAM MENTARI DI AKHIR SYA’BAN,
TIBALAH KINI BULAN RAMADHAN,
PESAN INI SEBAGAI GANTI JABAT TANGAN UNTUK
MOHONKAN MAAF DAN KEKHILAFAN.

MARHABAN YA RAMADHAN.

Fajar ramadhan segera menghampiri dunia, selembar sutra menghapus noda, sebening embun penyejuk kalbu, sucikan hati bersihkan jiwa di bulan yang suci. selamat menunaikan ibadah puasa 1433 H semoga amal kita diterima Alllah SWT. Amiiin …

Puasa mengambil jarak dengan dunia
agar manusia tidak jadi budaknya
karena dunia adalah permainan
bermegah-megah dengan bangunan
berbangga-bangga dengan kekayaan
semua itu dapat melalaikan.
Padahal manusia hanyalah pengembara
saat mati hartanya tak akan dibawa
hanya amal-saleh yang ikut serta
Yang ada disisi manusia akan sirna
Yang ada di sisi Allah abadi selamanya.
readmore »»  

Kumpulan Ucapan Idul Fitri Part II

Ucapan yang paling baik adalah "Allah",
Lagu yang paling indah adalah "Adzan",
Referensi yang paling lengkap adalah "Al-Qur'an",
Senam yang paling sehat adalah "Shalat",
Diet yang paling bagus adalah "Puasa",
Kebersihan yang menyegarkan adalah "Wudhu",
Perbuatan yang paling mulia adalah "Memaafkan",
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Mohon Maaf Lahir & Bathin.

Hari kemenangan telah tiba, Sang Fitri telah menanti,
mari ulurkan tangan, untuk berjabat hati.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H. Mohon Maaf Lahir & Bathin.

Sayup terdengar takbir berkumandang, Tanda Ramadhan akan lewat
Ampunan diharap, barokah didapat
Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin,Selamat Idul Fitri 1433 H

Idul Fitri yang agung, seagung kalimat tayyibah
seagung dinul Islam yang kaffah,
seagung silaturrahmi yang mengandung cita dan kedamaian.
Selamat Hari Idul Fitri 1433 H, Mohon Maaf Lahir & Bathin.

Ketupat sudah dipotong, Oporpun sudah dibikin
Nastar sudah dimeja, Kacangpun sudah digaremin
Kurang afdhol rasanya kalau belum Mengucapkan
Taqobalallahu minna wa minkum, Minal Aidin wal Faizin
Selamat Idul Fitri 1433 H

Orang yang paling baik adalah
Orang yang mau memaafkan kesalahan orang lain
Bersihkan diri, sucikan hati Di hari yang Fitri ini.
Minal Aidin wal Faizin ,Selamat Iedul Fitri 1433 H

Bulan Ramadhan telah berlalu
Dan hari Kemenangan pun telah datang
Untuk itu mari kita bersihkan hati dan jiwa kita
Kami Sekeluarga Mengucapkan
Taqobalallahu minna wa minkum, Minal Aidin wal Faizin
Selamat Iedul Fitri 1433 H

Berbuat khilaf adalah sifat
Meminta maaf adalah kewajiban
Kembalinya Fitrah adalah tujuan
Selamat Hari Iedul Fitri 1433 H, Mohon Maaf Lahir & Bathin.

Ramadhan telah surut, Hari yang Fitri telah terbit
Maaf kumohonkan, Agar hati bersih dari dosa
Minal Aidin wal Faizin, Selamat Iedul Fitri 1433 H

Mata kadang salah melihat, Mulut kadang salah mengucap
Hati kadang salah menduga
Dengan niat tulus suci dengan ikhlas
Kami Mengucapkan
Taqobalallahu minna wa minkum, Minal Aidin wal Faizin
Selamat Iedul Fitri 1433 H

Sebelum lidah keluh, sebelum hati kembali membeku, sebelum jempol kaku dan sulit hanya untuk sekedar minta maaf lewat sms, Mohon maaf atas semua khilaf yang ku lakuin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H

Tiada kata seindah zikir, tiada hari seindah fitri.
Izinkan kedua tangan memohon maaf untuk lisan yang tak terjaga.
Janji yang terabaikan, hati yang berprasangka,
dan segala perbuatan yang menyakitimu.
Di hari yang penuh maaf ini kuucapkan,
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H

Jerami tak berjabat, raga tak dapat bertatap,
seiring bedug yang menggema,
seruan takbir berkumandang,
kuhaturkan salam menyambut hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H
Mohon maaf lahir dan bathin.

Bila ada langkah membekas lara
Ada kata merangkai dusta
Ada tingkah menoreh luka
Mohon maaf lahir dan bathin
Selamat hari raya Idul Fitri

Kita pernah bersama dalam canda dan duka,
adakalanya lidah salah berucap,
mata salah memandang, hati salah menduga.
Maka di hari yang fitri ini, buka hati berikan maaf yang tulus.
Maaf lahir dan bathin.Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H

Seiring kumandang takbir di 1 Syawal,kumohon maaf darimu.
Keikhlasan untuk memaafkan merupakan sesuatu yang indah.
Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah kita.
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan bathin.

Tiada pemberian terindah selain dimaafkan
dan tiada perbuatan termulia selain memaafkan,
Selamat idul fitri 1433 H ya, mohon maaf lahir dan bathin.

Selama sebulan kita berpuasa,
Sekarang telah datang hari kemenangan,
Apabila ada kesalahan yang kurang berkenan di hati mohon dimaafkan,
Minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan bathin.
Selamat idul fitri 1433 H. Mohon maaf lahir dan bathin.


Sejalan dengan berlalunya Ramadhan tahun ini
Kemenangan akan kita gapai
Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT
Kami sekeluarga menghaturkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H

Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin
Andai jemari tak smpt berjabat,andai raga tak dpt b’tatap
Seiring beduk yg mgema,sruan takbir yg berkumandang
Kuhaturkan salam menyambut Hari raya idul fitri,jk Ada kata serta khilafku
membekas lara mhn maaf lahir batin.

Mawar berseri dipagi Hari
Pancaran putihnya menyapa nurani
Sms dikirim pengganti diri
SELAMAT IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR BATHIN

???? ???? ??? ????

Selamat hari raya idul fitri 1433H.
Mohon maaf lahir dan bathin ya..

Sebelum Ramadhan pergi
Sebelum Idul fitri datang
Sebelum operator sibuk
Sebelum sms pending mulu
Sebelum pulsa habis

Dari hati ngucapin MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Sms Lebaran Ucapan Selamat Idul Fitri 2012
KUMPULAN LENGKAP Aneka sms ucapan selamat Lebaran 1433H

Jika HATI sejernih AIR, jangan biarkan IA keruh,
Jika HATI seputih AWAN, jangan biarkan dia mendung,
Jika HATI seindah BULAN, hiasi IA dengan IMAN.
Mohon Maaf lahir Dan batin

Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap DOA.
Semasa hidup bersimbah khilaf & dosa, berharap dibasuh maaf.
Selamat Idul Fitri

Mata kadang salah melihat. Mulut kadang salah berucap. Hati kadang salah menduga. Maafkan segala kekhilafan. Mohon maaf lahir dan bathin. Selamat hari raya Idul Fitri 1433H. Maafin ya.

Melati semerbak harum mewangi,
Sebagai penghias di Hari fitri,
SMS ini hadir pengganti diri,
Ulurkan tangan silaturahmi.
Selamat Idul Fitri

Sebelas bulan Kita kejar dunia,
Kita umbar napsu angkara.
Sebulan penuh Kita gelar puasa,
Kita bakar segala dosa.

Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,
Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.
Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,
Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

SMS Selamat Idul Fitri 1433 Hijriah indah
Andai jemari tak sempat berjabat.
Jika raga tak bisa bersua.
Bila Ada kata membekas luka.
Semoga pintu maaf masih terbuka.

Faith makes all things possible.
Hope makes all things work.
Love makes all things beautiful.
May you have all of the three.
Happy Iedul Fitri.”

Walopun operator sibuk n’ sms pending terus,
Kami sekeluarga tetap kekeuh mengucapkan
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin

Bila kata merangkai dusta..
Bila langkah membekas lara…
Bila hati penuh prasangka…
Dan bila Ada langkah yang menoreh luka.
Mohon bukakan pintu maaf…
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Batin

Fitrah sejati adalah meng-Akbarkan Allah..
Dan Syariat-Nya di alam jiwa..
Di dunia nyata, dalam segala gerak..
Di sepanjang nafas Dan langkah..
Semoga seperti itulah diri Kita di Hari kemenangan ini..

Waktu mengalir bagaikan air
Ramadhan suci akan berakhir
Tuk salah yg pernah Ada
Tuk khilaf yg sempat terucap
Pintu maaf selalu kuharap
Met Idul Fitri.

Walaupun Hati gak sebening XL Dan secerah MENTARI.
Banyak khilaf yang buat FREN kecewa,
Kuminta SIMPATI-mu untuk BEBAS kan dari ROAMING dosa
Dan Kita semua hanya bisa mengangkat JEMPOL kepadaNya
Yang selalu membuat Kita HOKI dalam mencari kartu AS
Selama Kita hidup karena Kita harus FLEXIbel
Untuk menerima semua pemberianNYA Dan menjalani
MATRIX kehidupan ini…Dan semoga amal Kita tidak ESIA-ESIA…
Mohon Maaf Lahir Bathin.
readmore »»  

Kumpulan Ucapan Idul Fitri Part I


Beningkan hati dengan dzikir Cerahkan jiwa dengan cinta
Lalui hari dengan senyum
Tetapkan langkah dengan syukur
Sucikan hati dengan permohonan maaf
Taqobbalallahu Minna wa Min’kum
Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H

Sebelas bulan Kita sebar dengki Dan prasangka,
Sebulan penuh Kita tebar kasih sayang sesama.
Dua belas bulan Kita berinteraksi penuh salah Dan khilaf,
Di Hari suci nan fitri ini, Kita cuci hati, Kita buka pintu maaf.
Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir Dan batin.

Ramadhan membasuh hati yang berjelaga
Saatnya meraih rahmat dan ampunan-Nya
Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga
Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya.
Minal Aidin Wal Faidzin Taqobbalallahu Minna wa Min’kum
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H

Bila ada langkah membekas lara
Ada kata merangkai dusta
Ada tingkah menoreh luka
Mohon maaf lahir dan bathin
Selamat hari raya Idul Fitri 1433 H

Sebelum takbir berkumandang
Sebelum ajal menjemput
Sebelum jaringan over load
Ijinkan kami memohon maaf lahir dan bathin
Selamat hari raya Idul Fitri 1433 H

Bulan Ramadhan telah berlalu,
hari Kemenangan telah datang
Untuk itu mari kita bersihkan hati dan jiwa kita
Dari gelimang dosa
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Selamat hari raya Idul Fitri 1433 H

Ramadhan telah surut
Hari yang Fitri telah terbit
Maaf kumohonkan
Agar hati bersih dari dosa
Minal Aidin wal Faizin
Selamat hari raya Idul Fitri 1433 H

Jika langkahku membekas lara,
Kataku merangkai dusta;
Lakuku menoreh luka;
Dari jeritan lubuk bathinku
Dengan ketulusan hatiku
Komohonkan maaf lahir bathinku
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H

Andai tangan tak kuasa menjabat
Setidaknya kata masih dapat terungkap
Setulus hati mengucapkan
Mohon maaf lahir & batin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H

Ridho Allah dan berkahNya
Menyertai hambanya
Yang saling ucapkan maaf
Dan memberi maaf
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H
Maaf Lahir Bathin

Sepuluh jari kutangkupkan
Maaf Lahir Bathin kupohonkan
Taqobalallahu minna wa minkum
Minal Aidin wal Faizin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H

Semoga kesucian hati
Tidak hanya untuk Idul Fitri
Selamat Idul Fitri 1433 H
Mohon maaf atas kesalahan dan kekhilafan kami selama ini

Ramadhan akan berlalu
Jiwa bersih membalut kalbu
Dengan kerendahan hati
Mohon diberi maaf yang suci
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H
Minal aidin wal faizin

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa
Dalam kesempatan hidup ada keluasan ilmu
Hidup ini indah jika segala karena ALLAH SWT
Kami sekeluarga menghaturkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H
Taqobalallahu minna wa minkum Mohon maaf lahir dan bathin

Tiada embun yang lebih bening selain beningnya hati
Tulusnya jiwa membuka pintu maaf
Minal Aidin wal faizin Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H

Mawar berseri dipagi hari
pancaran putihnya menyapa nurani
sms dikirim pengganti diri
SELAMAT IDUL FITRI
MOHON MAAF LAHIR BATHIN

Menyambung kasih, merajut cinta, beralas ikhlas, beratap doa.
Semasa hidup bersimbah khilaf & dosa, berharap dibasuh maaf.
Selamat Idul Fitri 1433 H. Mohon Maaf Lahir dan bathin

Melati semerbak harum mewangi
Sebagai penghias di hari fitri
SMS ini hadir pengganti diri
Ulurkan tangan silaturahmi
Selamat Idul Fitri 1433 H.
Maaf Lahir dan bathin.

Bila kata merangkai dusta..
Bila langkah membekas lara…
Bila hati penuh prasangka…
Dan bila ada langkah yang menoreh luka.
Selamat Idul Fitri 1433 H. Mohon Maaf Lahir dan bathin
readmore »»  

Arti Ucapan " Minal Aidin Walfaidzin "



Kalimat apa yang banyak diucapkan orang untuk memberi ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri? Kalau bukan “minal aidin walfaizin”, ya “(mohon) maaf lahir dan batin”. Seringkali penulisan kedua kalimat itu disatukan menjadi “minal aidin walfaizin, (mohon) maaf lahir dan batin”. Bagi orang yang tidak mengerti Bahasa Arab mungkin beranggapan bahwa “minal aidin walfaizin” itu artinya “maaf lahir dan batin”. Padahal bukan itu arti sebenarnya.

Kata-kata “Minal Aidin wal Faizin” adalah penggalan sebuah doa dari doa yang lebih panjang yang diucapkan ketika kita selesai menunaikan ibadah puasa yakni : “Taqabbalallahu minna wa minkum wa ja’alanallahu minal ‘aidin wal faizin” yang artinya “Semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan dan semoga Allah menjadikan kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”.

Sehingga arti sesungguhnya dari “Minal Aidin wal Faizin adalah “Semoga
kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”.

Nah, begitu artinya, mudah-mudahan kita sekarang sudah memahami kalimat itu. Menurut penulis emal tadi, hati-hati juga kesalahan penulisan sebab dalam bahasa Arab berbeda satu huruf saja artinya sudah lain.

1. Minal ‘Aidin wal Faizin = Penulisan yang benar.
2. Minal Aidin wal Faizin = Juga benar berdasar ejaan Indonesia.
3. Minal Aidzin wal Faidzin = Salah, karena penulisan “dz” berarti huruf
“dzal” dalam abjad Arab.
4. Minal Aizin wal Faizin = Salah, karena pada kata “Aizin” seharusnya
memakai huruf “dal” atau dilambangkan huruf “d” bukan “z”.
5. Minal Aidin wal Faidin = Juga salah, karena penulisan kata “Faidin”,
seharusnya memakai huruf “za” atau dilambangkan dengan huruf “z” bukan “dz” atau “d”.

Selain ucapan “minal adin wal faizin, diantara kita juga sering menerima ucapan sebagai berikut: Taqabalalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, yang artinya “Semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan, puasaku dan puasa kalian”.
readmore »»  

Cara Sambut Idul Fitri




Pengertian 'Idul Fitri

Kalimah 'Id (Bukan Aid) ialah kalimah bahasa Arab yang bermaksud perayaan atau hari ulang tahun. Fitri pula bermakna berbuka atau makan minum. Maksudnya, pada Hari Raya (tanggal 1 Syawal) umat Islam dikehendaki berbuka dan haram berpuasa.

Fitri juga bermaksud tabiat semua jadi. Maksudnya orang-orang Islam setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan disertai dengan ibadah-ibadah lainnya seperti sholat Tarawih pada malam-malam Ramdhan, bertadarus al-Quran, Quyamullai, Zikrullah dan berdoa, bersedekah dan sebagainya. Amalan-amalan ini telah meleburkan dan membersihkan segala dosa sehingga keadaan diri mereka seolah-olah kembali seperti bayi yang baru dilahirkan.

Dengan penjelasan tadi maka kita dapat mengambil kesimpulan bahawa 'Idil Fitri adalah hari kemenangan bagi umat Islam yang telah berhail menundukkan nafsu amarah sepanjang bulan Ramadhan. Apabila muncul anak bukan Syawal, diri mereka telah bersih daripada dosa dan mereka seharusnya benar-benar menjadi orang yang takwa. Inilah matlamat ibadah puasa sebagaimana firman Allah s.w.t. surat Al-Baqarah ayat 183 yang bermaksud:

"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan puasa atas kamu sebagai diwajibkan atas umat-umat terdahulu sebelum kamu dengan puasa itu semoga kamu bertakwa."

Pengisian Program 'Idil Fitri

'Idil Fitri hendaklah disambut dengan acara-acara yang dianjurkan oleh al-Quran dan al-Sunnah, iaitu ada tiga hal seperti berikut:

1) Memperbanyak Ucapan Takbir

Firman Allah s.w.t. yang bermaksud : "Dan sempurnakanlah puasa kamu mengikut bilangan dari dalam bulan Ramadhan (29 hari atau30 hari) dan bertakbirlah (membesarkan Allah s.w.t.) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepada kamu, semoga kamu bersyukur." (Surah al-Baqarah:185)

Sabda Rasullullah s.a.w. pula yang bermaksud : "Hiasilah Hari Raya kamu dengan takbir dan rahmud ."



2) Pembahagian Takbir

*

Takbir Mursal : Sunnat dilafazkan sama ada oleh orang yang bermukim maupun musafir, dimasjid atau dijalan dengan cara duduk atau berdiri, dipasar-pasar, dirumah-rumah kediaman dan sebagainya. Waktu mulai terbenamnya matahari akhir Ramadhan dan berterusan sepanjang malam Hari Raya hingga sholat 'Id didirikan pada esok harinya. Demikian juga bagi Takbir 'Id al-Adhan (Hari Raya Qurban) sunnat dilafazkan sepanjang malam hingga esok harinya ketika solat 'Id al-Adhha didirikan.
*

Takbir Muqaiyad : Iaitu takbir yang terikat dengan waktu-waktu sholat. Jelasnya ia sunnat dilafazkan pada setiap kali selesai sembahyang. Waktunya mulai Subuh hari Arafah (hari ke-9 Zulhijjah) dan berakhir setelah sholat 'Asar pada 13 Zulhijjah.

3) Menunaikan Zakat Fitrah

*

Walaupun dibolehkan pembayarannya sejak awal Ramadhan, yang afdhal ialah pada pagi Hari Raya setelah solat Subuh sebelum solat 'Id didirikan. Inilah menurut hukum asal yang dilakukan pada zaman hayat Rasullullah s.a.w. dan para sahabat serta tabi'in yang lalu.

MASA DAHULU

Zakat Fitrah pada peringkat awal yang lalu dalam bentuk makanan asasi dan terus disampaikan kepada fakir miskin. Jadi, dalam saat-saat mereka hendak menyambut 'Idil Fitri, hari mulia yang penuh dengan barakah, alangkah gembiranya mereka mendapat makanan itu.

Ibnu Abbas r.a. berkata yang bermaksud : " Rasulullah s.a.w. memfardhukan Zakat Tifrah sebagai membersihkan kecacatan ibadah puasa kerana perbuatan yang sia-sia dan mencarut, disamping itu menjadi habuan untuk orang-orang miskin."

Pada riwayat yang lain pula, Rasullullah s.a.w. berdabda yang bermaksud : "Sesiapa yang menunaikannya sebelum solat 'Id, maka zakatnya itu diterima, tetapi yang membayarnya selepas solat 'Id, ia menjadi sedekah biasa." (Riwayat Abu Dawud, Ibnu Majjah dan disahkan oleh al-Hakim)

MASA KINI

Kini dinegara kita, Zakat Fitrah diberikan dalam bentuk uang sebagai ganti beras. Fakir miskin telah menerima habuan sebelum Hari Raya dengan cara diberikan pendahuluan oleh pihak Majlis Agama Islam. Oleh karena itu, Zakat Fitrah dibayar lebih awal atau pada malam Hari Raya, untuk mengelakkan kesibukan tugas amil memungutnya. 'Idul Fitri selain diwajibkan berfitrah, kita umat Islam yang mampu juga disunnatkan memberi sedekah-sedekah yang lain dengan mengutamakan kaum kerabat kita yang susah, kemudian barulah kepada fakir miskin dan anak-anak yatim.

4) Menghadiri Upacara Solat 'Id

Sekalian Muslimin dan Muslimat, tua dan muda, termasuk wanita-wanita yang haid disunnatkan mengahdiri upacara perhimpunan tahunan tersebut bagi masyarakat Islam setempat. Kehadiran mereka sebagai menghayati syi'ar keagungan Islam dan perpaduan ummah, disamping itu mereka berpeluang bertakbir (membesarkan Allah s.w.t.) beramai-ramai, mendengar khutbah 'Id yang penting, berzikir dan mengaminkan doa yang dibacakan oleh imam. Bagi yang tidak uzur berpeluang mendirikan solat 'Id (Hari Raya)

Daripada Ummu 'Atuyah r.a. ujurnya : Kami disuruh membawa gadis-gadis kecil dan wanita yang haid pada Hari Raya ('Idil Fitri dan 'Idil Adhha), agar mereka menyaksikan kebajikan dan doa kaum Muslimin tetapi wanita-wanita yang sedang haid itu terpisah dari tempat sholat." (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Perlu diingatkan, bahawa Hari Raya Puasa kita disunnatkan menjamah makanan atau juadah terlebih dahulu, kemudian pergi ketempat solat, tetapi untuk Hari Raya Haji sunat tidak makan terlebih dahulu, sebaliknya kita bersegera ke upacara perhimpunan sholat. Solat 'Idil Adhha disegerakan lalu menyembelih binatang qurban, kemudian kita pulang dengan membawa daging qurban, lalu dimasak dan baru makan.

Pada pagi-pagi Hari Raya, kita juga disunnatkan mandi dan memakai pakaian yang serba baru atau yang bersih dan indah. Kemudian ketika pergi ke musolla (tempat solat), pergi melalui satu jalan dan pulang melalui jalan yang lain, dengan tujuan dapat bertemu lebih ramai sahabat handai dan saudara sesama Islam. Kita sama-sama mengucapkan Salam 'Idil Fitri sambil berbalas-balas senyuman, sama-sama menyatakan rasa syukur ke Hadirat Allah atas petunjuk dan pertolongan-Nya sehingga kita berhasil menundukkan nafsu sepanjang bulan Ramadhan.

Pada zaman hayat Rasulullah s.a.w. dahulu, solat 'Id diadakan ditanah lapang karena masjid-masjid pada zaman itu kecil-kecil. Kini solat 'Id diadakan dimasjid atau disurau. Adalah amat jika dapat dibuatkan khemah atau ruang khas diluar masjid atau surau untuk memberi peluang para wanita yang uzur (haid) duduk ditempat itu supaya mereka dapat sama-sama menikmati syi'ar 'Idil Fitri atau 'Idil Addha.

5) Amalan-amalan Menjelang Hari Raya Puasa

Umat-umat Islam digalakkan melakukan I'tikaf beramai-ramai dimasjid pada malam-malam sepuluh terakhir pada bulan Ramadhan (malam ke-21 hingga malam ke-29 atau ke-30) karena berharap bertemu malam LAILATIL QADAR atau malam kemuliaan yang mempunyai nilai lebih baik daripada 1000 bulan. Amalan ini dilakukan pada zaman hayat Nabi Muhammad s.a.w. dan para sahabat serta abad-abad berikutnya, bahkan hingga kini masih dilakukan begitu bersemarak disesetengah negara Islam khususnya di Masjidil Haram (Makkah), tetapi malangnya dinegara kita kebanyakkan umat Islam menyambut 'Idil Fitri lebih tertumpu dalam bentuk fizikal atau lahiriah, yang mana sesetengahnya tidak sesuai dengan roh pengajaran Islam. Sejak awal Ramadhan lagi, mereka lebih tertumpu kepusat membeli-belah, melengkapkan persiapan membeli pakaian, hiasan rumah dan lain-lain lagi. Apabila Hari Raya sudah hampir, kebanyakkan suri rumah lebih tertumpu menyediakan kuih-muih yang pelbagai jenis.

Setiap individu Muslim dan Muslimah wajib menilai segala aktivitas yang telah berjalan selama ini, yang sesetengahnya telah menjadi 'budaya' termasuk bentuk acara menyambut 'Idil Fitri. Ciri-ciri yang diambil dari budaya luar Islam atau warisan budaya asing, yang tidak sesuai dengan aqidah dan syari'ah Islam hendaklah ditinggalkan. Kita boleh menyediakan makanan, juadah untuk Hari Raya tetapi hendaklah dalam bentuk sederhana. Demikian juga dengan perhiasan rumah, pakaian untuk diri dan anak-anak mestilah sesuai dengan ekonomi keluarga. Acara ziarah- menziarahi prang tua, sandara-mara, kaum kerabat, orang-orang yang berjasa kepada kita seperti para guru dan sabahat handai ini sebenarnya tidak terbatas sempena Hari Raya sahaja, tetapi perlu dilakukan pada hari dan bulan lain yang sesuai dari semasa ke semasa, sebagaimana sabda Rasullullah s.a.w.yang bermaksud : " Ziarahilah saudara mara kamu dari masa ke masa karena ia boleh menambahkan kasih sayang." Lebih-lebih lagi menziarahi ibu bapa kita, hendaklah dilakukan labih kerap dan janganlah menunggu Hari Raya sahaja. Amalan meminta maaf juga perlulah dilakukan dengan segera apabila kita terasa telah melakukan kesilapan serta kesalahan pada orang lain.
readmore »»  

Hukum Pacaran Di Bulan Puasa Menurut Islam




Pacaran memang merupakan hal yang tidak akan pernah usang untuk terus dibicarakan, termasuk saat Ramadhan. Kata pacaran kerap dikaitkan dengan generasi muda dengan gaya yang selalu berganti dari masa ke masa. Model pacaran kaum muda era 90-an pasti berbeda dengan model pacaran era 70-an.

Model pacaran abad 19 pasti berbeda dengan model pacaran abad 18. Di sini saya menghimbau, waspadalah wahai kaum muda! Jangan sampai kita terbawa derasnya arus budaya pacaran yang serba bebas yang sengaja dihembuskan kaum liberal penganut pergaulan bebas tanpa mengenal batas-batas kefitrahan manusia.

Istilah pacaran sama sekali tidak dikenal dalam Islam. Jika sejauh ini pacaran dianggap proses menuju pernikahan, maka dalam Islam hanya dikenal istilah taaruf sebagai proses menuju jenjang khitbah (lamaran) sebelum akhirnya nikah. Taaruf yang dimaksud dalam Islam tidak sama dengan gaya pacaran yang dikenal kebanyakan orang, meski mungkin dalam pacaran ada juga proses seperti taaruf.

Dengan demikian, apapun pengertian dan maksud dari pacaran, sungguh merupakan sikap yang cerdas bila generasi muda tidak mendekatkan diri pada kubangan pergaulan bebas dengan lawan jenis yang memberi peluang yang sangat besar untuk terjadinya pelanggaran terhadap aturan Allah dan Rasul-Nya. Sejauh ini, belum satu orang pun yang bisa menggali kemaslahatan pacaran dan yang terjadi malah banyak kasus penyelewengan, penyimpangan sikap, penurunan prestasi, dan lain sebagainya. Semua itu adalah akibat buruk pacaran. Perhatikan ketarangan berikut.

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: ‘Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya.Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.’” (Q.S. An-Nur [24]: 30)
Islam sangat mengerti fitrah setiap manusia sebagai makhluk yang memiliki cinta dan syahwat. Tapi Islam sebagai agama yang sempurna dan bijak menuntun kita agar tetap berada dalam kefitrahan yang sesungguhnya. Tidak lantas dengan alasan cinta, syahwat terhadap lawan jenis diikuti begitu saja sampai akhirnya terjerumus dalam jurang kenistaan.

Kehadiran Ramadhan bisa menjadi ajang untuk lebih melatih diri dalam memposisikan cinta dan syahwat. Terlepas dari apa itu pacaran, pastinya kita lebih ditekankan untuk lebih arif dalam menyikapi Ramadhan dengan lebih menyibukkan diri dalam beribadah dan ketaatan kepada Allah Swt. Sekali lagi, pacaran sebagaimana kita diketahui, lebih banyak memberi peluang perbuatan dosa sehingga dapat menyebabkan sia-sianya Ramadhan yang sangat berharga ini.

Saya yakin para sahabat muda sadar bahwa jodoh ada di tangan Allah. Nah, kesadaran tersebut cukup kiranya dijadikan pijakan untuk bertanya apa sebenarnya manfaat pacaran. Siapa yang berani menjamin bahwa seseorang yang dipacari akan membawa kebahagiaan abadi dan cinta sejati? Siapa pula yang dapat menjamin jika berpacaran tidak membawa dampak buruk pada diri yang bersangkutan kelak di kemudian hari?


Islam mengajarkan kita untuk mencintai seseorang hanya karena Allah. Bukti cinta yang didasari cinta kepada Allah adalah senantiasa menempatkan cinta di jalan yang diridoi Allah dan bukan mengikuti gaya atau tren pergaulan modern yang tidak menguntungkan.

Mengapa Islam menekankan hal ini. Tidak lain karena masalah cinta tidak bisa dianggap remeh. Cinta adalah bagian dari unsur keimanan. Rasulullah Saw. bersabda:
“Dari Anas bin Malik, dari Nabi Saw., beliau bersabda: ‘Tiga perkara yang apabila ada pada diri seseorang, ia akan mendapatkan manisnya iman. Dijadikannya Allah dan Rasul-Nya lebih dicintainya dari selain keduanya. Jika ia mencintai seseorang, dia tidak mencintainya kecuali karena Allah. Dan dia benci kembali kepada kekufuran seperti dia benci bila dilempar ke neraka.” (H.R. Bukhari)

Jadi, kalau di selain Ramadhan saja pacaran dilarang (bahkan sebagian ulama mengharamkannya), apatah lagi hal tersebut dilakukan saat Ramadhan. Semoga kita semua (terutama generasi muda) diberi keteguhan dalam melaksanakan perintah Allah, termasuk menahan diri untuk tidak pacaran. Wallahu a’lam.
readmore »»